Contoh Makalah Pengantar Bisnis yang Lengkap

Ditulis oleh: Contoh Karya Tulis -
Advertisement
Contoh Makalah Pengantar Bisnis yang Lengkap - Masih membahas tentang ilmu ekonomi bisnis kali ini akan kita kaji lebih jauh mengenai hal tersebut melalui sebuah contoh karya tulis yaitu Makalah Pengantar Bisnis. Contoh kali ini akan diberikan langsung secara lengkap agar bisa dipelajari secepat mungkin. Jika anda membutuhkan contoh makalah lengkap tersebut silahkan dibaca berikut!

Pada karya tulis ini kita akan membahas sebuah inti pertanyaan yang bagus untuk di dalami yaitu "mengapa generasi muda harus belajar berbisnis" khususnya dalam kehidupan kita saat ini. Materinya akan dibahas secara terperinci jadi Contoh Makalah Pengantar Bisnis yang Lengkap ini akan lebih panjang dari contoh-contoh yang telah diberikan.

Sebagai gambaran mengenai isi, makalah ini akan terdiri dari tiga bab pembahasan yaitu yang pertama adalah pendahuluan, kedua adalah tinjauan pustaka, ketiga adalah pembahasan dan terakhir penutup. Pada bagian akhir juga telah disertakan referensi Makalah Pengantar Bisnis tersebut. Masing-masing bab akan berisi berbagai materi atau informasi sebagai berikut.

Bab I Pendahuluan akan terdiri dari:
1. Latar Belakang
2. Rumusan Masalah
3. Tujuan Penulisan

Bab II Pembahasan akan terdiri dari berbagai informasi tentang:
1. Teori tentang Bisnis dan Lingkungan
2. Teori tentang Bentuk Organisasi dan Kerja Sama Bisnis
3. Teori tentang Pengelolaan produksi atau Operasi dalam Bisnis

Bab III Pembahasan akan meliputi beberapa point yaitu mengenai:
1. Bisnis dan Lingkungan
2. Bentuk Organisasi dan Kerja Sama Bisnis
3. Pengelolaan produksi atau Operasi dalam Bisnis

Yang bab terakhir yaitu Bab IV adalah Penutup yang tentunya akan berisi kesimpulan dan saran. Agar dapat dengan mudah mengambil inti dari pembahasan ini anda bisa langsung mempelajari Contoh Makalah Pengantar Bisnis yang Lengkap tersebut di bawah ini. Silahkan dipelajari langsung contoh lengkapnya berikut!

Bisnis merupakan aktivitas yang selalu ada di sekitar kita dan dikenal oleh kaum muda hingga kaum tua. Pada era globalisasi saat ini, masyarakat indonesia khususnya para mahasiswa masih bingung dengan manfaat dan tujuan dari bisnis tersebut. Padahal, kalau kita memahami apa bisnis tersebut, kita akan mendapatkan keuntungan yang kita inginkan dalam aktivitas bisnis tersebut. Bangsa Indonesia, merupakan bangsa yang memiliki kekayaan alam yang melimpah jika kita tidak pandai mengatur itu semua, maka bangsa kita akan jatuh ke dalam keterpurukan dalam hal perekonomian, kemiskinan dan menjadikan negeri kita gagal atau miskin. Pasti sebagai rakyat indonesia kita mau jika hal tersebut terjadi di negara yang kita cintai.

Dilihat dari pertumbuhan ekonomi kita saat ini, jumlah pengangguran di Indonesia menduduki angka yang sangat fantastis. Namun, pemerintah belum bisa mengatasi problema tersebut. Jika adanya pasar kerja yang dibuka, masyarakat berbondong-bondong untuk menjadi pegawai negeri yang impikan, tetapi pekerjaan kita tidak hanya pegawai negeri saja masih banyak pekerjaan yang bisa kita lakukan misalnya pewirausaha atau pengusaha.

Maka dari itu, penulis ingin membahas makalah ini yang berjudul "Menganalisa Mengapa generasi muda harus belajar berbisnis dalam kehidupan kita saat ini" yang menjadi salah satu topik pembahasan penulis. Penulis berusaha untuk menyusun makalah ini semenarik mungkin agar para masyarakat khususnya mahasiswa dan pelajar lainnya dapat menyukai makalah ini. Sehingga, mahasiswa dapat mengenal dan mengerti serta dapat menambah wawasan dalam berbisnis tentunya.

Contoh Makalah Pengantar Bisnis yang Lengkap
Contoh Makalah Pengantar Bisnis yang Lengkap
http://adf.ly/qjZl3
)* copy paste link di atas untuk menyalin contohnya

a. Bisnis dan Lingkungannya
Bisnis adalah suatu usaha untuk mendapatkan keuntungan/laba. Organisasi bisnis yang dijalankan dalam rangka memenuhi kebutuhan dan keinginan pasar konsumen untuk mendapatkan keuntungan, dikenal dengan istilah perusahaan. Selain mencari keuntungan, organisasi bisnis juga berkepentingan untuk menjaga kelangsungan hidup sumber daya alam dan lingkungan social. Selain dari pesaing, bisnis juga disaingi oleh kebijakan-kebijakan pemerintah.

Mempelajari bisnis berarti mempelajari cara mengelola kebutuhan dan keinginan yang tak terbatas dengan sumber daya yang terbatas. Di era globalisasi ini, bisnis dituntut untuk bisa fleksibel karena apabila organisasi bisnis itu kaku/rigid, maka organisasi itu tidak bisa bertahan dari lingkkungannya dan akhirnya tamat/hancur. Bisnis merupakan subsistem dari sebuah sistem ekonomi. . Subsistem dari suatu organisasi bisnis terdiri dari suatu input, proses dan output. Masing-masing subsistem itu juga merupakan sistem yang mandiri atas beberapa subsistem didalamnya. Kebijakan-kebijakan dalam skala mikro akan memiliki implikasi secara langsung atau tidak langsung atas kelangsungan bisnis.

Perkembangan dalam system mekanisme industrial telah memberikan implikasikasi pada organisasi bisnis atau perusahaan. Lingkunngan bisnis dapat dibedakan menjadi lingkunngan mikro dan lingkungan makro. Lingkungan bisnis memiliki ketergantungan yang kuat dengan fenomena kehidupan ekonomi anggota masyarakat yang lainnya. Pihak yang dipengaruhi oleh lingkungan bisnis disebut dengan stake-holders. Stake-holder terdiri dari para pelanggan/konsumen, pemasok, karyawan, investor, dan pesaing. Organisasi bisnis yang pedulli akan keadaan lingkungan eksternalnya akan selalu melakukan penyesuaian lingkungan internal sesuai dengan perubahan yang terjadi. Organisasi atau bisnis dapat juga dipandang sebagai suatu sistem tranformasi. Sebagai suatu system transformasi, bisnis memiliki beberapa subsistem, yaitu subsistem input, proses, dan output yang bermanfaat untuk menganalisis problem-problem yang berkaitan dengan output (produk atau jasa) dari organisasi bisnis (perusahaan). Untuk meningkatkan daya saing, produk atau jasa perlu ditingkatkan kualitasnya.

b. Bentuk Organisasi dan Kerja Sama Bisnis
Bentuk bentuk badan usaha terdiri dari perusahaan perseorangan, perusahaan pengkongsian, perusahaan perseroan. Sedangkan badan usaha lainnya meliputi, BUMN, koperasi , dan organisasi nonprofit/ nirlaba. Perusahaan perseorangan didirikan oleh seorang individu yang modalnya relative kecil dan berasal dari tabungan individu itu sendiri. Pada perusahaan perseorangan tanggungjawab pemimpin tidak terbatas, modal terbatas dan kelangsungan organisasi terbatas. Perusahaan perkongensian hampir sama dengan perusahaan perseorangan, yang membedakan hanya pada modal saja, perusahaan perkongensian lebih unggul karena lebih banyak yang menanam modal dan lbih banyak keahlian karena terdiri dari beberapa individu. Perusahaan perkongensian memiliki kekurangan yang hampir sama dengan perusahaan perseorangan tetapi dalam perusahaan perkongensian dapat terjadi perselisihan karena terdiri dari beberapa individu-individu. Pada perseroan terbatas, modal didapat dari penanam saham yang seterusnya menjadi pemilik perusahaan tetapi tidak ikut campur dalam kegiatan usaha. Pada perseroan terbatas, hasil dari peruasahan dibagi 2 untuk pemilik saham dengan perusahaan. Kelebihan PT adalah tanggung jawab terbatas, saham perusahaan mudah ditunaikan, lebih mudah memperoleh modal, dan pengelolaan perusahaan lebih professional. Kelemahan PT adalah badan usaha komplek, pendirian lebih sulit, peraturan yang harus dipenuhi lebih banyak, dan sukar merahasiakan kegiatan usaha.

Badan usaha Milik Negara (BUMN) merupakan suatu badan perusahaan yang dikelola oleh Negara dengan maksud untuk menambah Kas Negara. Koperasi ialah suatu badan usaha yang tujuannya bukan sekedar untuk mencari keuntungan tetapi juga untuk meningkatkan kesejahteraan para anggotanya , dan koperasi berbadan hukum. Ciri-ciri koperasi adalah paling sedikit anggotanya 20 orang kemudian melakuakan rapat anggaran dasar untuk pertama kalinya setelah terjadi kesepakatan diajukan pengesahannya kepada departemen koperasi dan akhirnya mendapatkan ijin usaha. Sedang modal koperasi didapat dari dana yang diserahkan setiap anggotanya.

Nirlaba adalah badan usaha yang bukan mencari keuntungan dan bisa juga disebut nengoverment organization (NGO).

Bentuk kerja sama dan ekspansi bisnis yang dapat dilakukan organisasi antara lain, Perusahaan multinasional/ multi national corporation (MNC), Joint venture, Akuisisi/ pengambilalihan, Employe stock ownership (ESOP), Privatisasi & nasionalisasi, Investasi langsung ( Direct investment) & divestasi, Franchising, Licensing.

Fungsi manajemen secara garis besar adalah pennganalisaan persaingan dilingkungan bisnis, planning, organizationing, directing, dan controlling. Untuk mengelola bisnis dengan baik, ada beberapa aspek penting yang harus dilakukan, diantaranya Menetapkan tujuan bisnis tersebut, mengelola manajemen dengan baik dan mempunyai manajer yang memiliki 5 keahlian.Keahlian manajer itu antara lain, Technical skill, Human relations ship, Conceptual skill, Decision making skill dan Time magement skill.

Kewirausahaan yaitu perilaku yang mencakup perilaku berinisiatif, perilaku mengorganisasi dan mereorganisasi mekanisme social dan ekonomi untuk mengubah sumber daya, serta perilaku menerima risiko atau kegagalan.

c. Pengelolaan Produksi atau Operasi dalam Bisnis
Terdapat beberapa macam bentuk pemborosan atau inefisiensi pada proses bisnis yang lazim terjadi dalam suatu organisasi. Pemborosan atau inefisiensi ini adalah segala hal yang tidak mendatangkan nilai atau sia-sia belaka. Usaha mengurasi inefisiensi dalam proses bisnis tersebut merupakan suatu cara yang efektif untuk meningkatkan keuntungan dan memangkas biaya-biaya organisasi.